u and fireflies
Kamu, aku hanya
melihatmu disini.. aku hanya melihatmu dari kejauhan .. aku tak dapat
menghampirimu , ada sungai yang sangat deras menghalangi itu semua ..
mungkin nanti aku akan dikenangmu sebagai orang jahat yang selalu berkhianat, aku
akan selalu terima itu.. karena memang kesalahanku itu sungguh diluar batas,
sekali lagi aku minta maaf atas segala kesalahanku padamu, aku tak dapat menghapus kepedihan dihatimu, aku tak dapat membalas semua kebaikanmu, aku tak mampu untuk itu semua, bahkan akupun tak dapat memaafkan diriku sendiri..
disini, terdiam sendiri terpuruk dalam belenggu penyesalan, ku sisipkan namamu pada setiap doaku, agar kamu selalu melihat cahaya indah dari setiap lukaku..
dan sekarang aku sadar, tanpamu aku kehilangan arah, aku tak bisa tanpamu yang begitu tulus menyayangiku,. Terkadang aku lupa, menantimu dalam doaku, aku berharap kamu menuntunku lagi… hmmm iyaa sangat konyol sekali terdengarnya, maafkan segala keegoisan ini yang lupa bahwa kamu berhak bahagia bersama orang yang layak jauh lebih baik dari aku yang selalu menyakitimu..
Aku tau waktu takan terulang kedua kalinya,, kamu takan mungkin bersamaku lagi,, aku takan lupa pada apa yang telah aku berikan padamu, berjuta tetesan air mata dan berjuta duri yang selalu membuatmu terjatuh, aku takan lupa itu,, dan aku sedang menghukum diriku sendiri atas itu semua…
ku pernah mencoba berulang kali mengubah penyesalan ini menjadi sayap perbaikan yang selalu mengajakku terbang bebas bersama senyum yang tak lepas,, tapi , lagi lagi aku gagal, semua selalu berujung pada aku terjebak pada ruang luka sampai akhirnya aku jatuh, harus bangun dan pulih dengan proses yang amat panjang…
Aku selalu mengobati lukaku dengan memotivasi diriku sendiri, tapi tetap saja luka ini terus saja ada pada diriku..
bagaimana aku bangkit lagi, bahkan aku sudah lupa caranya tuk pulih... bagaimana aku bisa melupakanmu sedangkan namamu sudah tak dapat terhapuskan,,, aku ingin melihatmu,aku ingin lihat matamu lagi.. selamatkan aku..
aku tahu, dan pasti kamu mengira aku ini bodoh, tapi harus aku yakini pergi dari kehidupanmu lah yang dapat membuatmu bahagia,,
Sungai yang deras itu pertanda kamu telah teramat jauh… tapi lagi lagi hati meyakini kau untuk ku ,, aku memang bodoh dan lupa diri .. L
kamu tau kunang kunang.?? Mereka menjadi mimpi di setiap luka ditidurku.. saat aku terbenam kunang-kunang hadir bersama bayangmu dengan luka penyesalan yang parah,, aku selalu mewarnai pada cahaya yang kunang kunang berikan di setiap mimpiku karena ku kira itu dapat memulihkanku,, dan ternyata aku salah lagi,, cahaya itu penghantar pada luka akan bodohnya aku melepasmu,,, mimpi itu tetap saja hadir walaupun mataku sudah terbuka yang memaksaku untuk benar benar jatuh bertubi tubi…
aku selalu bertanya pada kunang kunang mimpiku, dimanakah langit biru tuk melihat mu.? Dimanakah ladang hijau tuk melihat senyummu.? Dimanakah udara sejuk tuk melihatmu sekali lagi.? Karena tatapan matamu selalu membasuh lukaku…lalu aku betanya lagi , mampukah kunang-kunang membawamu kemari untukku.? Karena ku tau obat disetiap kepedihan ini adalah dirimu,,..
lihatlah, aku terkapar dan luka bersama mimpi dan kunang-kunang tentangmu.. bersama penyesalan yang tak berujung , bersama rindu akan dirimu,,
aku akan tetap disini bersama mimpiku, bersama sejuta kunang-kunang bayangmu yang sealalu menemani sepiku,, bersama kunang-kunang yang selalu mengingatkanku bahwa kamu tak mungkin lagi bersamaku..
u are all I’m thinking of.. 07032012
sekali lagi aku minta maaf atas segala kesalahanku padamu, aku tak dapat menghapus kepedihan dihatimu, aku tak dapat membalas semua kebaikanmu, aku tak mampu untuk itu semua, bahkan akupun tak dapat memaafkan diriku sendiri..
disini, terdiam sendiri terpuruk dalam belenggu penyesalan, ku sisipkan namamu pada setiap doaku, agar kamu selalu melihat cahaya indah dari setiap lukaku..
dan sekarang aku sadar, tanpamu aku kehilangan arah, aku tak bisa tanpamu yang begitu tulus menyayangiku,. Terkadang aku lupa, menantimu dalam doaku, aku berharap kamu menuntunku lagi… hmmm iyaa sangat konyol sekali terdengarnya, maafkan segala keegoisan ini yang lupa bahwa kamu berhak bahagia bersama orang yang layak jauh lebih baik dari aku yang selalu menyakitimu..
Aku tau waktu takan terulang kedua kalinya,, kamu takan mungkin bersamaku lagi,, aku takan lupa pada apa yang telah aku berikan padamu, berjuta tetesan air mata dan berjuta duri yang selalu membuatmu terjatuh, aku takan lupa itu,, dan aku sedang menghukum diriku sendiri atas itu semua…
ku pernah mencoba berulang kali mengubah penyesalan ini menjadi sayap perbaikan yang selalu mengajakku terbang bebas bersama senyum yang tak lepas,, tapi , lagi lagi aku gagal, semua selalu berujung pada aku terjebak pada ruang luka sampai akhirnya aku jatuh, harus bangun dan pulih dengan proses yang amat panjang…
Aku selalu mengobati lukaku dengan memotivasi diriku sendiri, tapi tetap saja luka ini terus saja ada pada diriku..
bagaimana aku bangkit lagi, bahkan aku sudah lupa caranya tuk pulih... bagaimana aku bisa melupakanmu sedangkan namamu sudah tak dapat terhapuskan,,, aku ingin melihatmu,aku ingin lihat matamu lagi.. selamatkan aku..
aku tahu, dan pasti kamu mengira aku ini bodoh, tapi harus aku yakini pergi dari kehidupanmu lah yang dapat membuatmu bahagia,,
Sungai yang deras itu pertanda kamu telah teramat jauh… tapi lagi lagi hati meyakini kau untuk ku ,, aku memang bodoh dan lupa diri .. L
kamu tau kunang kunang.?? Mereka menjadi mimpi di setiap luka ditidurku.. saat aku terbenam kunang-kunang hadir bersama bayangmu dengan luka penyesalan yang parah,, aku selalu mewarnai pada cahaya yang kunang kunang berikan di setiap mimpiku karena ku kira itu dapat memulihkanku,, dan ternyata aku salah lagi,, cahaya itu penghantar pada luka akan bodohnya aku melepasmu,,, mimpi itu tetap saja hadir walaupun mataku sudah terbuka yang memaksaku untuk benar benar jatuh bertubi tubi…
aku selalu bertanya pada kunang kunang mimpiku, dimanakah langit biru tuk melihat mu.? Dimanakah ladang hijau tuk melihat senyummu.? Dimanakah udara sejuk tuk melihatmu sekali lagi.? Karena tatapan matamu selalu membasuh lukaku…lalu aku betanya lagi , mampukah kunang-kunang membawamu kemari untukku.? Karena ku tau obat disetiap kepedihan ini adalah dirimu,,..
lihatlah, aku terkapar dan luka bersama mimpi dan kunang-kunang tentangmu.. bersama penyesalan yang tak berujung , bersama rindu akan dirimu,,
aku akan tetap disini bersama mimpiku, bersama sejuta kunang-kunang bayangmu yang sealalu menemani sepiku,, bersama kunang-kunang yang selalu mengingatkanku bahwa kamu tak mungkin lagi bersamaku..
u are all I’m thinking of.. 07032012
galau ala ala dulu ima. hihi pas liat lg postingan ini jdi garuk kepala. ko sayah sealay ini. huehe.
BalasHapusmakasi ima yg lebih nice blog nya. ^_^